Yahdi Hasan Apresiasi Kinerja Mualem–Dek Fadh: Satu Tahun Pemerintahan Tunjukkan Capaian Luar Biasa

    Yahdi Hasan Apresiasi Kinerja Mualem–Dek Fadh: Satu Tahun Pemerintahan Tunjukkan Capaian Luar Biasa

    BANDA ACEH — Sekretaris Komisi VII DPRA dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, M.I.Kom, mengapresiasi kinerja Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh) yang dinilainya berhasil menorehkan capaian luar biasa dalam satu tahun masa pemerintahan.

    Apresiasi tersebut disampaikan Yahdi Hasan pada Minggu, 8 Februari 2026, menyusul sejumlah indikator strategis pembangunan Aceh yang menunjukkan tren positif dan signifikan di berbagai sektor.

    Yahdi menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat penurunan angka kemiskinan di Aceh sebesar 1.364 jiwa. Persentase penduduk miskin Aceh tercatat turun menjadi 12, 22 persen atau sekitar 703, 33 ribu jiwa pada September 2025.

    Menurutnya, capaian ini menjadi bukti konkret bahwa kebijakan pembangunan dan perlindungan sosial yang dijalankan pemerintahan Mualem–Dek Fadh mulai dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok rentan.

    “Penurunan angka kemiskinan ini tidak datang tiba-tiba. Ini hasil dari kebijakan yang berpihak pada rakyat dan dijalankan secara konsisten, ” ujar Yahdi.

    Selain itu, Yahdi juga mengapresiasi realisasi anggaran Pemerintah Aceh Tahun 2025 yang mencapai hampir 99 persen. Ia menilai capaian tersebut mencerminkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang kuat, sekaligus menunjukkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, terukur, dan berorientasi pada kepentingan publik.

    “Serapan anggaran yang tinggi menunjukkan pemerintah bekerja, bukan sekadar merencanakan, ” tegasnya.

    Di sektor pendidikan dan kepegawaian, Yahdi Hasan menilai pemerintah Aceh telah melakukan terobosan strategis, di antaranya pelantikan 201 kepala sekolah SMA/SMK/SLB sebagai upaya pembaruan tata kelola pendidikan, serta penyerahan SK kepada 5.486 PPPK Paruh Waktu. Kebijakan ini disebutnya sebagai jawaban atas penantian panjang tenaga honorer di Aceh selama puluhan tahun.

    Tak hanya itu, Aceh juga mencatat prestasi di tingkat nasional dengan masuk peringkat ke-8 nasional kinerja pelayanan publik, berdasarkan Keputusan MenPAN-RB Nomor 3 Tahun 2026, dengan indeks 4, 56 dan kategori A.

    Lebih lanjut, Yahdi Hasan menegaskan bahwa kepemimpinan Mualem–Dek Fadh tidak hanya terlihat dalam laporan dan angka statistik, tetapi juga melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, baik dalam situasi normal maupun saat rakyat menghadapi musibah.

    Ia menilai respons cepat dan merata pemerintah Aceh dalam penanganan bencana di seluruh kabupaten/kota sebagai wujud kepemimpinan yang dekat, sigap, dan berpihak pada rakyat.

    “Kepemimpinan yang baik itu hadir saat ra kyat membutuhkan. Kita doakan Mualem selalu sehat dan terus melanjutkan pengabdian terbaiknya untuk masyarakat Aceh, ” pungkas Yahdi Hasan. (Muhammad) 

    banda aceh
    Anton Atong Sugandhi

    Anton Atong Sugandhi

    Artikel Sebelumnya

    Satresnarkoba Polres Pangandaran Ungkap...

    Artikel Berikutnya

    DPRD Pangandaran Gelar Rapat Paripurna Tentang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pelaku Penembakan Tito Karnavian Sewaktu Menjadi Kapolda Papua Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz
    Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara Korps Kenaikan Pangkat Bintara
    UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan
    Pengamanan Humanis Babinsa Mapurujaya di Prosesi Ibadah dan Jalan Salib
    Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
    Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat Lantik Soleh Supriadi sebagai Kwarcab Pramuka Pangandaran 2026–2031
    Fraksi Gerindra Menerima dan Menyetujui LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2025 untuk Didalami Lebih Lanjut dalam Rapat Pansus
    Remaja Aceh Barat Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum TNI, Tuai Sorotan DPR RI
    Yusril Ihza Mahendra dan Firman Jaya Daeli Diskusikan Arah Politik Hukum dan Peradaban Hukum Indonesia
    Komandan Kodim 0625 Pangandaran Pimpin Kegiatan Bazar Ramadhan, Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi
    Rapat Evaluasi Pembangunan Daerah 2025, Bupati Citra Tekankan Penguatan PAD dan Penurunan Defisit
    Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat Lantik Soleh Supriadi sebagai Kwarcab Pramuka Pangandaran 2026–2031
    Pos Pengamanan PanciMas Polres Pangandaran di Perbatasan Jabar_Jateng, Hadirkan Mudik Aman dan Nyaman bagi Pemudik
    Komandan Kodim 0625 Pangandaran Pimpin Kegiatan Bazar Ramadhan, Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi
    Tunjang Sektor Wisata, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin Dukung Pembangunan Jalan Tol Getaci
    Anggota DPRD Sri Rahayu Reses di Desa Sidomulyo Tingkatan Kesejahteraan  serta Optimalkan Peran kader Pos Yandu dan PKK dalam Pembangunan Masyarakat Desa
    Buzzer Bayaran Mulai Serang Sekda Aceh, Nyak Dhin Tau siapa dalang di Belakang
    Kapolres Pangandaran Beri Penghargaan kepada Anggota Berprestasi dan Pelajar yang Bantu Ungkap Kasus Kriminal
    Polres Pangandaran Gelar Latpra Ops Ketupat Lodaya 2026: Fokus Keselamatan Jiwa, Pengamanan Wisata dan Rekayasa Arus Lalu Lintas
    Yusril Ihza Mahendra dan Firman Jaya Daeli Diskusikan Arah Politik Hukum dan Peradaban Hukum Indonesia

    Ikuti Kami